seperti menyelam ke tempat yang dalam
melewati beribu cahaya
lalu sampai ke tempat itu
di mana aku menemukan sebuah kenyamanan yang sangat
ketika sebuah titik kecil,
seperti inti atom, indah di tempatnya
tidak gemerisik,
tetap tenang seperti air sungai di malam hari
aku menyelam semakin dalam
ada sesuatu yang menarik,
gravitasimu begitu besar
dan aku terus terbawa
tapi tak sampai dalam
karena aku terlanjur menyadari
bahwa sebuah atom positif dan atom positif tak mungkin menyatu
terlihat begitu dekat
akrab dan hangat
tetapi kita tak kan pernah bisa menyatu
tak ada kata overlap
betapa sering aku menyelam
walau tak ada ikan, tak ada karang warna-warni
yang kulihat hanyalah sebuah keindahan abstrak
yang tampak oleh orang lain jika mereka juga menyelam
sama sepertiku, mereka ingin menyelam lebih jauh
menemukan kedamaianmu
di dekatmu dan di balik hatimu
ada keindahan yang tak terungkapkan
jikalau saja kau bisa melihatnya,
persis seperti apa yang kulihat
pasti kau ingin menyelam terus
dan tak ingin ke permukaan
karena keindahannya begitu menyilaukanmu
walau itu berarti merobek hatimu
dan memecah belah perasaanmu
tapi aku ingin menyelam lebih jauh
karena gravitasimu begitu besar
andai aku bisa menyelam ke tempat yang lebih dalam
mungkin kini aku sedang terpikir tentang bayangmu
sesuatu yang indah
bukan ciptaan yang biasa, karena kau amat istimewa
dan tetap walau aku tidak menyelam sedalam yang kuinginkan,
tetaplah bayangmu yang memenuhi benakku
terus menerus seperti itu
kalau boleh
aku ingin sekali lagi
terakhir kali atau mungkin beberapa kali sebelum terakhir
aku ingin menyelam lebih jauh lagi
menemukan sesuatu yang baru
karena setiap aku menyelam jauh ke dalam jiwamu,
itu menenangkan batinku...
-by: wieke, yang sedang belajar kimia, 12 menit sebelum tengah hari
Read more...
melewati beribu cahaya
lalu sampai ke tempat itu
di mana aku menemukan sebuah kenyamanan yang sangat
ketika sebuah titik kecil,
seperti inti atom, indah di tempatnya
tidak gemerisik,
tetap tenang seperti air sungai di malam hari
aku menyelam semakin dalam
ada sesuatu yang menarik,
gravitasimu begitu besar
dan aku terus terbawa
tapi tak sampai dalam
karena aku terlanjur menyadari
bahwa sebuah atom positif dan atom positif tak mungkin menyatu
terlihat begitu dekat
akrab dan hangat
tetapi kita tak kan pernah bisa menyatu
tak ada kata overlap
betapa sering aku menyelam
walau tak ada ikan, tak ada karang warna-warni
yang kulihat hanyalah sebuah keindahan abstrak
yang tampak oleh orang lain jika mereka juga menyelam
sama sepertiku, mereka ingin menyelam lebih jauh
menemukan kedamaianmu
di dekatmu dan di balik hatimu
ada keindahan yang tak terungkapkan
jikalau saja kau bisa melihatnya,
persis seperti apa yang kulihat
pasti kau ingin menyelam terus
dan tak ingin ke permukaan
karena keindahannya begitu menyilaukanmu
walau itu berarti merobek hatimu
dan memecah belah perasaanmu
tapi aku ingin menyelam lebih jauh
karena gravitasimu begitu besar
andai aku bisa menyelam ke tempat yang lebih dalam
mungkin kini aku sedang terpikir tentang bayangmu
sesuatu yang indah
bukan ciptaan yang biasa, karena kau amat istimewa
dan tetap walau aku tidak menyelam sedalam yang kuinginkan,
tetaplah bayangmu yang memenuhi benakku
terus menerus seperti itu
kalau boleh
aku ingin sekali lagi
terakhir kali atau mungkin beberapa kali sebelum terakhir
aku ingin menyelam lebih jauh lagi
menemukan sesuatu yang baru
karena setiap aku menyelam jauh ke dalam jiwamu,
itu menenangkan batinku...
-by: wieke, yang sedang belajar kimia, 12 menit sebelum tengah hari



Belom lagi kodok lagi kena penyakit langganan (baca:diare) jadilah hidup gw sengsara. Tiap kali gw sakit perut gw tahan, sampe perut gw buncit. Bayangkan!
biasanya air suka nyala beberapa detik terus mati lagi.



