hehehehe,
Iya, gw akan membahas soal L-ove atau apalah namanya itu..
Ah sebenernya gw rada sensitive kalo ngomongin yang namanya love, yah gw males nyebutnya dalam bahasa Indonesia karena terkesan puitis. Gw pingin yang simple aja.
LOVE... 
Not a nat king cole’s song, but we are talking about love, what it is.
Karena gw bukan sarjana sastra, gw belum menikah, belum banyak pengalaman, dan gw hanya sebatas seekor kodok yang iseng mengukir di batu sambil menunggu lalat mendekat.
Gw akan membahas Love dalam sudut pandang gw![]()
Gw percaya tentunya, dengan yang namanya cinta –yah I call it in the end hehe-. Bagi gw yang masih kecil ini, gw sudah sadar kalo gw mencintai Allah, dengan sepenuh hati insya Allah. Mungkin akan menarik kalo kita bahas tentang mm… cinta sama seseorang. Yah tau lah maksudnya. Supaya enak ngomongnya, dan berhubung gw masih kecil –atu matih keciiil tapi atu udah punya kacepe- hehe jijik ah. Dan kalo pake kata cinta itu terlalu berlebihan, kita sebut aja rasa ‘suka’ ![]()
Pernah suka sama seseorang? Sewajarnya sih sudah ya. Mungkin juga udah punya pacar, HTS-an dan sebagainya.
Sekitar seminggu yang lalu gw dan BFF(best friend forver) gw, Vera berkunjung ke Islamic book fair. Di sana kami mencari buku yang menarik untuk kami masing-masing. Dan tiba-tiba pas lagi liat” ada sebuah buku yang judulnya agak menggelitik (bukan ngelitikin lho ya!), titled –kayaknya lebih baik dalam bahasa inggris ya, gw agak malu ngetiknya- ‘how wonderful to have a special relationship (pacaran)… after you get married’. Bukunya top deh, isinya bikin ga mau HTS-an apalagi pacaran. Gw disadarkan mengenai ‘how pure the love is’.
Gw emang blom selesai bacanya, karena sibuk hehe. Tapi akan gw selesaikan kok. Kan dari kemarin belajar buat ITB hehe.
Gw disadarkan betapa sucinya cinta itu. Dan jangan tertipu sama nafsu ![]()
As what I’ve said before, ada favorite quote baru yang gw temui di buku itu
Cinta akan lenyap dengan lenyapnya sebab.
Jangan main” mencintai seseorang. Karena cinta itu, bagi gw ya, ibarat lo menggali lubang yang dalamnya tak terhingga, sesuka hati lo mau berapa meter, dan ingin menaruh harta karun di sana. Harta karun dalam peti. Yang lo sendiri ga tau harta karun itu benda yang lo inginkan kah, atau justru sebaliknya, kosong.
Dalam proses penggaliannya itupun kadang lo udah capek duluan, sehingga ada lubang menganga di hati lo, yang membuat lo meringis sedih. Karena lubang itu belum terisi.
Hey gw hanya mengingatkan, bukan menggurui. Apa sih tujuan lo pacaran? Bersenang”? Menikmati masa muda?
Bagi gw pacaran itu ga enak. Lo mesti rutin ada jumlah sms-an minimal 8 kali, kadang pacar lo ngejengkelinnya lebih dari Jeng Kelin. Lo ngambek karena dia sibuk ngurusin tugas sekolahnya, lo pingin pegang tangan dia tapi takut haram-ini bagi anak yang alim nih hehe-, rasa jealous pas dia ketawa-ketiwi bareng yang lain, rasa posesif, membatasi pergaulan, lo mau ini itu dan seterusnya.. dan seterusnya..
Gw ga melihat ada kebaikan dalam pacaran. I don’t see and I can’t see it. Can you?
Kita hidup di zaman modern, kita terbiasa dengan yang baik dan bagus. Kita mau segalanya sesuai dengan keinginan kita. Beberapa hari yang lalu gw ga sengaja membuka blog teman gw (Yahyaman- eh enak kan numpang tenar nih di blog gw! huehe), di dalamnya ada puisi yang bagus
Oleh: Tidak Diketahui
Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.
Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.
Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.
Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.
Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, Dan penantian kita tidaklah sia-sia.
Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan pengharapan - penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.
Lalu gw tersadar. Gw kayak dicolek,” Wik, wik, bangun wik.”
Lalu gw tersadar, gw ingin seseorang yang memang ingin gw cintai. Bukan orang yang ada sekarang lalu kita memaksakan kita cocok dengannya. –Anyway gw bukan curhat, gw menempatkan gw di posisi umum,universal, bukan golongan-
Menunggu itu.. Gw pikir menunggu itu menyebalkan. Tapi pas gw liat puisi itu, gw terdiam.
Menunggu itu indah, menunggu sesuatu yang indah yang akan datang pada kita.
Semoga kita mau bersabar, menunggu seseorang yang betul- betul ingin kita cintai dan kita akan bahagia dengannya.
Bukan orang yang asal lewat di kehidupan kita yang kita pikir kita bisa bertahan dengannya.
9 respon dari pembaca:
ckckck,,ternyata wieke ya.. y gk ada apa2 sih, hehe.
asyik nama gw disebut, mudah2an jadi tambah terkenal deh gw, haha.
keep posting gan, jangan bosen2, wlpun gw juga udah lama gk update blog sih. :p
ada postingan baru di blog gw, check it out.
Iya, pasti lo bakal terkenal ya. Secarrrra blog gw banyak dikunjungi. Hehehe. Dikunjungi kerabat kodok gw. Kyahahaha. Mau terkenal di kalangan amfibi???
lumayan "nampol" gw nih wik..
mantabs..
krn gw baru saja mencoba "mengejar", bukan "menunggu"..
dan akhirnya sabar adalah yang terbaik..
thx puisi nya..
puisinya? berterimakasihlah pada yahya muhammad --eh gila gw baik banget banget sama lo ya, nyebut" nama lo terus--
gw ngutip dari blognya dia hehe
gila wieke baek banget nyebut2 nama gw terus..hahaha
btw, buku yg disebut di atas itu klo bisa tawarin aja ke org2 sypa yg mau minjem. tentunya klo udah slese baca. lumayan mantep juga tuh buku keknya sih.
buku yang mana???
tergantung POV (point of view) lw, Apa yang jadi tujuan lw pacaran. Gimana cara lw pacaran. dsb. Banyak juga yang tanpa pacaran ttp bisa hubungan. Mungkin bisa dibilang pacaran itu asuransi dalam hubungan lw. gak tau jg ya...
Love is not something that easy to describe. Dia suci sekaligus penuh nafsu.
Manusia diciptakan untuk mencintai dan dicintai. Tapi bagaimana lw melakukan itu yang penting. Gw bingung jelasinnya. Semoga bermanfaat. tar gw coba rumuskan lagi deh.
lanjutan. berdasarkan pengalaman gw sendiri :
Pacaran tu... seducing. dia bisa ngrusak lo tapi juga bisa ngebuat lo hidup. Kenapa rata2 orang bilang Islam ngelarang buat pacaran walaupun gak ada ayat atau hadis yang secara langsung ngelarang? Kaya yg gw bilang tadi, pacaran tu seducing. Semua larangan2 yg ada di Islam kaya pegangan tangan, gak boleh pergi berdua aja, itu ditujukan terutama buat orang yang pacaran atau saling suka. Kenapa? Soalnya nafsu dan sebagainya itu bakal muncul lebih gampang pada orang yang saling menyukai. Tapi di sisi lain, pacaran tu ngebuat hidup lw lebih hidup lg. perumpamaan gini deh: lw baru suka sm orang aja senengnya gt, apalagi srg ngobrol dan bertukar pikiran??
Akhir kata, semua tergantung pribadi masing2. Pacaran itu hanya satu usaha untuk mencari LOVE OF YOUR LIFE. Kalo lo ngrasa emg pacaran bukan cara yg tepat untuk menyalurkan "RASA ITU", ya udah, ikuti kata hati lo. Banyak kok cara untuk menemukan LOVE OF YOUR LIFE.
Salam
Post a Comment