Monday, May 25, 2009

Rachel Getting Married

| |


Film yang ga terlalu disorot masyarakat luas. Bersamaan dengan membeli dvd grey’s anatomy beberapa minggu lalu, gw juga membeli sekeping dvd yang berjudul ‘Rachel Getting Married’. Alasan kuat mengapa gw membelinya adalah karena ada Anne Hathaway berakting di situ. Si cantik idola gw:eheh: wuhuhu.

Secara keseluruhan, film ini sangat mendetail tentang karakter” yang ditampilkan. Awal film agak membosankan karena masih blur tentang konflik yang pingin disuguhin. Tapi semuanya akan terasa di pertengahan film. Ceritanya sehari-hari dan penuh dengan konflik dalam keluarga. Siapin tissue kalo mau nonton, karena adegannya mengundang emosi jiwa.

Kym (Anne Hathaway) adalah ex-junkie yang udah bebas dari narkoba. Setelah dia bebas dari pusat rehab, pulang lagi ke rumahnya. Dan menemukan bahwa kakaknya, Rachel (Rosemary Dewitt) ternyata udah mau nikah aja. Dan keluarga mereka disibukkan oleh nyiapin acara pernikahan tersebut. Konflik dimulai ketika Kym merasa diperlakukan berlebihan sebagai bekas pengguna, dan dia merasa asing di tengah keluarganya. Dari beradu mulut dengan Rachel, beda pendapat dengan orang” sekitar sampe tampar”an dengan ibu kandungnya, Kym merasa putus asa. Belum lagi Rachel mengungkit-ungkit kematian Ethan, adik mereka paling kecil yang meninggal akibat Kym yang pernah mengendarai mobil ketika sedang sakau lalu kecelakaan. Di akhir film, endingnya menggantung. Walaupun sudah berbaikan dengan Rachel, hubungan Kym dengan ibunya tidak terselesaikan. Kym kembali ke pusat rehabilitasi, karena nampaknya masih ada program lanjutan yang harus dia jalanin.

Sesuai dengan judulnya, Rachel Getting Married, setting ceritanya berkisar dari persiapan Rachel menikah, pernikahan itu sendiri, sampai selesai. Gw kira bakal ada apa lagi, ternyata tentang pesta itu aja overall. Jangan keburu nyetop filmnya, karena asli awal filmnya ngebosenin banget. Stay tune, bakal ada adegan menyentuh nantinya. Sepertinya pesan moral yang mau disampaikan di sini adalah betapapun buruknya keluarga lo, yah, mereka tetep keluarga lo dan lo adalah bagian dari mereka. Pengertian dan rasa saling menghargai sangat dibutuhkan dalam keluarga. Wihh berat banget ya hehe.

0 respon dari pembaca:

top